Sebaiknya Mengolah Ayam Beku Dengan Hindari Hal-Hal Berikut

Sebaiknya Mengolah Ayam Beku Dengan Hindari Hal-Hal Berikut

Siapa yang tidak suka daging ayam? Bisa dikatakan hampir semua orang menyukai daging ayam. Di Indonesia sendiri, ayam menjadi salah satu menu favorit yang disukai anggota keluarga. Namun, yang menjadi perhatian adalah bagaimana anda mengolah ayam sebelum ayam tersebut di masak. Terutama, bagaimana prosedur untuk mengolah ayam beku yang benar?

Kalau anda hendak mengolah daging ayam yang masih segar, tentu hal tersebut akan mudah untuk dilakukan karena sudah terbiasa dan tidak membutuhkan perhatian khusus. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan ketika anda mengolah daging ayam yang telah dibekukan. Karena, hal-hal di bawah ini tidak boleh anda lakukan ketika anda hendak mengolah ayam yang telah dibekukan tersebut.

Ayam frozen sebagai solusi belanja hemat

Sebelum membahas mengenai apa saja hal-hal yang tidak boleh dilakukan terhadap ayam yang telah dibekukan, kita tidak boleh lupa bahwa dibekukannya ayam merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk bisa menghemat belanja karena kita bisa cukup belanja sekali dan daging ayam bisa disimpan di lemari es. Anda tetap bisa mengkonsumsinya, tetapi perlu diperhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Jangan cairkan daging ayam hingga terlalu lama

Memang dengan memanfaatkan ayam beku tersebut anda bisa mengolah daging ayam tersebut kapan saja, dengan syarat anda harus mencairkan terlebih dahulu daging ayam yang sudah beku tersebut. Nah, dalam hal ini perlu diperhatikan bahwa anda tidak boleh mencairkan daging ayam tersebut terlalu lama. Mengapa? Karena, daging ayam yang terkena udara terlalu lama bisa terkena bakteri.

Menempelnya bakteri pada daging ayam tentu saja akan berdampak buruk terhadap yang akan mengkonsumsi nantinya. Oleh karena itu, sebagai solusinya anda bisa memanfaatkan kantong plastik yang tertutup untuk membungkus daging ayam, kemudian anda bisa merendam kantong plastik yang telah berisi daging ayam tersebut di dalam air hingga nantinya daging siap untuk dimasak.

  1. Daging yang baru keluar kulkas jangan langsung dimasak

Sebagian dari kita mungkin menganggap bahwa makanan yang telah dimasukkan ke dalam kulkas atau lemari es bisa langsung kita konsumsi. Tetapi, hal tersebut tidak berlaku pada daging ayam yang telah dibekukan tersebut. Mengapa? Ternyata daging ayam yang baru keluar dari kulkas akan sulit untuk matang sempurna, karena bagian tengah daging tersebut masih terlalu lembab.

Sebagai solusinya, anda bisa memberi jeda antara mengeluarkan daging ayam dari dalam lemari es dengan waktu anda memasak daging ayam tersebut. Adapun waktu yang disarankan adalah anda bisa memberi jeda kurang lebih selama 15 menit diantara kedua tahapan tersebut. Dengan begitu, anda bisa mendapatkan hasil masakan daging ayam dengan rasa yang sempurna dari luar maupun dari dalam.

  1. Tidak perlu membuang tulang dan kulit ayam

Kalau anda tidak biasa membuat tulang dan kulit ayam, maka anda tidak perlu melakukannya. Akan tetapi, apabila anda biasa melakukannya, maka sebaiknya anda hentikan kebiasaan tersebut terutama ketika mengolah daging ayam yang telah dibekukan. Sehingga, daging ayam yang anda olah tersebut bisa terhindar dari tekstur daging yang agak keras maupun kering.

Demikian adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dan sebaiknya tidak anda lakukan ketika anda hendak mengolah ayam beku untuk keluarga tercinta maupun untuk anda sendiri. Terutama bagi anda yang memiliki rutinitas padat sehingga tidak sempat mengkonsumsi daging ayam segar dan harus menyimpan daging ayam di lemari es sebelum mengolah dan mengkonsumsinya.

Yuk Mengenal lebih Jauh Seputar Ayam Karkas yang Layak Konsumsi

Yuk Mengenal lebih Jauh Seputar Ayam Karkas yang Layak Konsumsi

Bagi anda khususnya masyarakat Indonesia, pastinya mengonsumsi daging ayam sudah menjadi konsumsi sehari-hari. Tentu saja hal ini karena selain kaya akan gizi dan nutrisi, daging ayam pun memiliki harga yang terjangkau bila dibandingkan dengan konsumsi daging lain, seperti daging sapi. Kadang masyarakat senang mengonsumsi ayam yang sudah diolah di pasaran ada juga yang lebih memilih membeli ayam karkas.

Pasti para ibu-ibu rumah tangga sudah tidak asing lagi dengan istilah ayam karkas. Masyarakat khususnya ibu rumah tangga sebagian besarnya gemar membeli ayam karkas. Apa ada diantara yang masih asing dengan ayam jenis ini? Ayam karkas sendiri merupakan daging ayam yang sudah berbentuk potongan-potongan tubuh ayam seperti, paha, dada, kepala, dan kaki atau dalam bentuk ayam potong utuh.

Nah, ayam yang sudah dipotong kepalanya, kakinya, dibersihkan jeroannya, dan dicabut bulunya inilah yang disebut ayam karkas. Sekarang anda sudah paham mengenai sekilas tentang ayam karkas. Berhubung masyarakat Indonesia sering sekali mengonsumsi daging ayam, terutama hasil olahan atau masakan sendiri, penting sekali untuk bisa memperoleh ayam karkas yang layak konsumsi.

Hal ini karena berhubung permintaan daging ayam di pasaran sangatlah tinggi, hal ini berdampak pula pada kualitas daging ayam yang diproduksi. Biasanya selalu terjadi penyimpangan pada bagaimana ayam tersebut dirawat atau penyimpanannya. Sering sekali ada ayam pedaging yang dipelihara dengan tidak layak dengan alasan demi menekan biaya.

Atau ada juga ayam yang selama proses pengolahannya asal dan tidak higienis, penyimpanan daging yang kurang tepat sehingga memengaruhi kualitas daging ayam, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu penting bagi kita semua untuk mengetahui ciri-ciri ayam karkas dalam kondisi baik.

Ciri-Ciri Ayam Karkas yang Sehat

  1. Kulitnya tidak kering dan tidak pula berlendir
    Pastikan ketika memilih ayam jangan sampai tampak kering atau mengeluarkan suatu cairan apalagi berlendir. Karena kulit ayam sehat itu tidaklah berlendir atau kering.
  2. Aroma khas daging ayam segar
    Waspadalah bila menemukan daging ayam yang sudah berbau menyengat, amis, apalagi busuk.
  3. Warna daging putih atau agak krem dan kemerahan
    Jangan pernah membeli ayam karkas yang warnanya kuning atau agak hijau.
  4. Bertekstur kenyal
    Pastikan bagi anda untuk selalu menekan daging ayamnya terlebih dahulu. Daging ayam yang baik akan kembali ke posisi asal ketika ditekan dan tidak ada tanda-tanda lembek. Daging ayam yang baik adalah yang masih bertesktur kenyal apabila ditekan.
  5. Daging ayam mulus
    Maksud mulus disini adalah tidak ditemukannya memar dan tanpa cacat. Oleh karena itu pastikan dengan jeli ketika hendak membeli ayam karena ayam karkas yang bagus tidak mungkin memiliki memar.
  6. Berserat halus
    Anda tak perlu khawatir ketika daging ayam masih ada darah yang keluar ketika ditekan, serta memiliki serat yang halus. Hal ini membuktikan bahwa daging ayam tersebut masih bagus.
  7. Tidak adanya lemak pada serat daging
    Walaupun daging ayam termasuk kedalam makanan yang mengandung lemak jenuh, tapi pastikan daging tersebut tidak ada lemak diantara serat daging. Demi kesehatan, hindarilah ayam yang ada lemak tepat diantara serat dagingnya.

Selain memperhatikan ciri-ciri fisik ayam, anda pun harus teliti terhadap kualitas kebersihan tempat pemotongan dan penjualannya. Pastinya harus bersih dengan air mengalir berkualitas baik yang berfungsi untuk mencuci ayam karkas.

Perbedaan Kadar Nutrisi dan Kalori Daging Ayam Bagian Paha dan Dada

Perbedaan Kadar Nutrisi dan Kalori Daging Ayam Bagian Paha dan Dada

Bila anda dibuat berbagai pilihan diantara berbagai macam daging pilihan, pasti ada dari sebagian besar dari anda yang  lebih memilih daging ayam. Di Indonesia sendiri daging ayam memang umum dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Tentu karena berbagai faktor seperti karena kandungan nutrisi dan kalori daging ayam, harganya yang terjangkau, mudah dibeli, dll.

Biasanya di Indonesia memang lebih cenderung senang mengonsumsi daging ayam karena disamping karena pengolahannnya yang mudah, banyak ditemukan di pasaran, harganya yang lebih murah dibandingkan daging lainnya, dan rasanya yang lezat, tapi berbanding lurus dengan nutrisi yang baik untuk tubuh. Namun apakah aman mengonsumsinya? Apakah kadar kalori daging ayam masih wajar?

Lalu bagian daging ayam manakah yang kalian sukai? Biasanya ayam sering dipotong dan dibagi lagi menjadi beberapa bagian tubuh seperti paha, dada, sayap, kepala, kaki, hingga jeroannya. Tahukah kamu bahwa masing-masing bagian memiliki kandungan nutrisi dan kalori daging ayam yang berbeda?

Jadi lebih Bagus Mengonsumsi yang Mana Paha atau Dada?
Bukanlah suatu hal yang tidak asing ketika, misalnya saja membeli aneka kuliner dengan bahan dasar daging ayam pasti akan ditanya dada atau paha? Apakah anda mengonsumsi diantara kedua bagian tersebut karena alasan citarasa atau nutrisi yang dikandung? Tahukah kamu kalau paha dan dada masing-masing punya kalori daging ayam termasuk gizi yang beda sehingga memengaruhi rasanya juga.

  1. Lemak
    Bila membahas mengenai lebih banyak kandungan lemak yang mana antara paha dan dada, tentu saja bagian paha memang lebih unggul. Paha ayam dengan porsi sama memiliki kandungan lemak total 13 gram dan 3,5 gram untuk lemak jenuh. Sedangkan setiap 85 gr dada ayam panggang, misalnya hanya mengandung 7 gram lemak total saja dan 2 gram untuk lemak jenuh.
  2. Protein
    Dada ayam memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan paha ayam. Walaupun keduanya juga sebetulnya memiliki sumber kandungan protein hewani yang baik. Dada ayam sendiri mengandung jumlah protein sekitar 25 gram sedangkan satu potong paha dengan berat sekitar 85 gram sendiri kandungan proteinnya sebesar 21 gram.
  3. Natrium
    Natrium adalah mineral elektrolit yang sering ditemukan pada makanan. Kandungan ini memang penting untuk menjaga kerja otot sekaligus keseimbangan cairan pada tubuh. Walaupun tentu saja harus sampai batas tertentu karena bila berlebihan akan menyebabkan retensi air yang menjadi pemicu meningkatnya  tekanan darah.
    Nah, bila membahas kandungan natrium yang ada pada dada dan paha ayam tidak jau berbeda. Pada dada ayam mengandung 60 miligram natrium sedangkan untuk 85 gram paha ayam mengandung 70 miligram natrium.
  4. Kolesterol
    Mengonsumsi makanan yang tinggi akan kolesterol dapat memicu risiko terjadingya penumpukan plak di pembuluh darah yang menyebabkan penyakit jantung, jadi sebetulnya harus dibatasi dalam asupan kolesterol hariannya, yaitu sebanyak 200 miligram untuk yang menderita penyakit jantung koroner.
    Nah, untuk kandungan kolesterol pada daging aya sendiri, untuk 85 gram dada ayam mengandung 70 miligram kolesterol atau 24% asupan harian yang disarankan. Sedangkan paha ayam dengan porsi sama memiliki kandungan 80 miligram kolesterol atau 26% asupan harian yang dianjurkan.
  5. Kalori
    Sedangkan untuk kalori daging ayam pada dada dan paha cukup timpang. Paha ayam memiliki kandungan jumlah kalori yang lebih tinggi daripada dada ayam. Setiap 85 gram paha ayam mengandung 210 kalori, sedangkan dada untuk porsi yang sama engandung 170 kalori.
Daging Ayam Adalah Protein Tinggi, Cara tepat Konsumsi & Mengolahnya

Daging Ayam Adalah Protein Tinggi, Cara tepat Konsumsi & Mengolahnya

Pengertian daging ayam adalah yang berkaitan dengan aneka olahan nusantara memang menarik untuk diketahui. Selain enak, masakan berbahan daging ayam memiliki banyak zat yang baik untuk kesehatan tubuh apabila diolah secara benar. Anda perlu memperhatikan beberapa jenis masakan daging ayam yang sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.

Pengertian daging ayam secara umum dan manfaatnya bagi kesehatan

Pengertian daging ayam yaitu salah satu bahan makanan yang baik untuk kesehatan manusia dan memiliki banyak nutrisi. Meskipun beberapa orang memberikan tanggapan, jika konsumsi daging ayam setiap hari memiliki efek buruk terhadap tubuh.

Pendapat ini cukup berbeda dengan apa yang dilansir Times of India pada 2018 lalu yang mengatakan jika seseorang perlu memahami tata cara pengolahan daging ayam yang tepat. Konsumsi masakan sehari-hari sebaiknya tidak menggunakan banyak krim, bumbu, dan mentega. Mengolah daging ayam dengan cara dibakar atau dipanggang akan lebih baik.

Apabila anda dapat mengolah daging ayam dengan baik, berikut 7 manfaat yang akan diterima tubuh.

  1. Mengandung protein tinggi

Protein tinggi daging ayam akan membantu penguatan fungsi otot pada tubuh. Di samping itu, ada kandungan lemak yang konon bisa membuat seseorang kenyang lebih lama karena dapat menahan nafsu makan. Jika hal ini benar adanya, olahan daging ayam sehat bisa menjadi menu diet.

  1. Asam amino

Kandungan asam amino yang ada pada tubuh ayam disebut tryptophan. Fungsinya untuk meningkatkan kadar zat serotonin di dalam otak & memberikan manfaat positif untuk meredakan depresi.

  1. Mencegah tulang keropos

Usia lanjut sering kali mengalami pengeroposan tulang sehingga memerlukan asupan makanan yang dapat mencegah hal tersebut. Salah satu bahan makanan pencegah osteoporosis dan masalah persendian yaitu daging ayam.

  1. Melindungi jantung

Sudah disebutkan dalam pengertian daging ayam di atas, jika mengonsumsinya dengan takaran dan pengolahan yang tepat akan membawa banyak manfaat.  Jantung anda akan terlindungi dari beragam penyakit kardiovaskular. Makanan dari bahan ayam dapat menekan dan mengendalikan zat homosistein.

  1. Mempunyai kandungan fosfor

Fosfor terkenal dapat menjaga gigi & tulang tetap sehat. Zat ini juga ada dalam daging ayam. Fungsi fosfor lainnya yaitu mendukung kesehatan sistem saraf, ginjal, dan lever.

  1. Kandungan mineral

Mineral dibutuhkan oleh tubuh untuk memperbaiki sistem imun. Daging ayam mengandung selenium yang merupakan mineral penting untuk  perbaikan metabolisme tubuh dan melancarkan kinerja kelenjar tirod. Selain itu, ada vitamin B6 yang dapat mengurangi risiko kegemukan karena dapat mendukung proses pencernaan makanan lebih baik tanpa simpanan lemak.

  1. Mencegah kanker

Kanker menjadi salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian. Dalam daging ayam ada kandungan niasin yang merupakan vitamin pencegah beragam kerusakan DNA dan penyakit kanker.

Agar mendapatkan tujuh manfaat dari pengertian daging ayam tersebut, anda perlu mengetahui aturan menyantap masakan daging ayam. Konsumsi yang berlebihan tentu kurang baik akibatnya untuk tubuh. Simak aturan-aturan makan daging ayam berikut.

Konsumsi daging ayam setiap hari

Jika anda menanyakan tentang baik tidaknya mengonsumsi masakan daging ayam setiap hari, maka jawabannya bisa ‘iya’ dan ‘tidak’. Hal tersebut tergantung pada beberapa faktor seperti jenis ayam yang dipilih, cara mengolah dan jenis bumbu, serta bagian daging ayam yang dikonsumsi.

Contohnya ayam negeri, dalam proses pengembangbiakannya akan dilakukan penyuntikan hormon. Proses ini sering kali tidak mempunyai aturan yang jelas sehingga perlu diwaspadai. Hormon-hormon yang digunakan yaitu estrogen, steroid, progresteron, dan juga testosterone.

Apabila dikonsumsi terlalu banyak dikhawatirkan akan menjadi penghambat sistem kerja hormon asli dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit. Selain berhati-hati dalam memilih jenis ayam, anda juga harus pandai memasaknya. Daging ayam goreng yang dikonsumsi rutin setiap hari menaikkan kadar kolestrol dan lemak.

Itulah manfaat, cara mengonsumsi, dan pengertian daging ayam yang bisa menjadi referensi untuk anda. Kandungan protein, mineral, dan zat-zat lainnya yang ada dalam daging ayam sangat baik untuk tubuh, anda hanya perlu memilih  jenis dan cara memasak yang tepat.

Tips Membuat Olahan Daging Ayam dan Menu Lezat Khas Nusantara

Tips Membuat Olahan Daging Ayam dan Menu Lezat Khas Nusantara

Masakan atau olahan daging ayam ada di semua daerah di Indonesia. Daging ayam menjadi salah satu bahan makanan yang banyak dikreasikan dan digemari masyarakat. Hal tersebut terbukti dari banyaknya menu restoran yang menawarkan olahan berbahan dasar daging ayam. Anda bisa mencoba aneka menu daging ayam khas nusantara yang menggugah selera di bawah ini.

Menu masakan daging ayam nusantara & cara tepat mengolahnya

Cita rasa khas Indonesia berasal dari beragam bumbu dan rempah-rempah lokal yang sudah digunakan sejak dahulu. Aroma hidangan nusantara mampu menggugah selera makan, bahkan banyak masakan dari dalam negeri yang sudah diakui dunia internasional. Berikut adalah menu-menu masakan daging ayam yang patut dinikmati.

  1. Ayam taliwang dari Pulau Lombok

Lombok memiliki masakan khas daging ayam yang disebut ayam taliwang. Cirinya adalah mempunyai rasa pedas dari bumbu cabai yang dibubuhkan.

  1. Rica-rica ayam

Anda bisa menikmati olahan pedas daging ayam lainnya dari menu ayam rica-rica. Masakan yang satu ini berasal dari Manado, namanya sudah sangat populer di telinga masyarakat Indonesia sampai ke pelosok daerah.

  1. Ayam betutu

Hidangan ayam betutu memang bercita rasa pedas, seperti dua menu sebelumnya. Tetapi, sajian nusantara ini terbilang unik karena ayam yang dihidangkan masih utuh atau tidak dipotong-potong. Menu pedas yang satu ini identik dengan Pulau Bali.

  1. Ayam bumbu rujak

Rasa pedas, gurih, dan sedap akan membekas di lidah setelah menikmati hidangan ayam bumbu rujak. Anda juga dapat membuatnya sendiri di rumah dengan takaran pedas yang sesuai selera.

  1. Ayam geprek

Selain ayam penyet, menu ayam populer di berbagai daerah adalah ayam geprek. Daging ayam yang sudah digeprek akan terpisah dari tulangnya sehingga lebih mudah dinikmati. Hampir setiap tempat makan dan restoran yang mengolah masakan daging ayam mempunyai menu ayam geprek.

Kelima jenis masakan ayam di atas bisa anda buat sendiri di rumah sebagai sajian spesial untuk keluarga. Dalam membuat olahan daging ayam, ada beberapa hal yang perlu dimengerti dalam sehingga tetap terjaga nutrisi dan teksturnya, tidak terlalu keras atau lembek. Berikut tips sehat mengolah daging ayam.

Hindari menyimpan daging ayam dalam waktu lama

Lemari pendingin sering kali menjadi tempat penyimpanan berbagai bahan makanan, salah satunya daging ayam. Anda sebaiknya memasukkan daging ayam potong dalam keadaan masih segar, jangan dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Ketika belanja, beli ayam potong secukupnya untuk beberapa waktu agar tidak tersimpan lebih dari 2 hari.

Simpan pada suhu terdingin

Kulkas dua pintu mempunyai tingkat suhu dingin yang berbeda. Anda bisa menyimpan daging ayam di bagian freezer yang merupakan tempat paling dingin di dalam lemari es.

Cuci bersih alat-alat masak

Sebelum digunakan untuk memasak, tidak hanya masakan daging ayam saja, peralatan masak harus dibersihkan terlebih dahulu. Sebaiknya gunakan wadah baru atau cuci terlebih dahulu wadah bekas menyimpan daging ayam mentah.

Proses memasak daging ayam

Anda bisa memasak daging ayam pada suhu 73 derajat. Sebelum mematikan api, pastikan terlebih dahulu jika daging benar-benar sudah matang. Caranya tidak harus mencicipi masakan yang belum matang, anda bisa memastikannya dengan menusukkan garpu ke daging ayam tersebut. pastikan warnanya sudah kecoklatan bukan merah lagi.

Lama waktu penyimpanan

Daging ayam yang sudah dipotong mampu bertahan selama 2 hari, kecuali anda menyimpannya dalam keadaan utuh, bisa tahan beberapa hari. Sementara itu, olahan masakan yang tidak habis tetap dapat dikonsumsi dengan pemanasan kembali. Gunakan tutup panci waktu memanaskannya  agar kelembaban daging tetap terjaga dan tidak dihinggapi bakteri.

Menu masakan ayam di atas bisa anda gunakan sebagai referensi untuk hidangan sehat keluarga di rumah. Selain itu, anda bisa memasak semur ayam, balado, ayam bakar, ayam giling dan sajian sederhana lain.

Dalam penyimpanan daging ayam sebaiknya tidak sembarangan, cobalah beberapa tips tersebut agar kualitas daging tetap terjaga. Masakan atau olahan daging ayam apapun, sebaiknya dimasak sampai matang. Apabila anda berencana menjadikannya bekal sekolah, beri hiasan sesuai dengan selera anak-anak.

6 TRIK MENYIMPAN DAGING AYAM DI FREEZER

6 TRIK MENYIMPAN DAGING AYAM DI FREEZER

Ayam salah satu bahan masakan yang bisa kita simpan sebagai stok dalam jangka waktu tertentu. Biasanya daging ayam negeri dijual dalam bentuk utuh maupun potongan, sedangkan ayam kampung biasanya dijual utuh, atau hidup. Pilih daging ayam yang baunya segar/tidak busuk, matanya jernih, kulitnya lembap dan mulus, tidak berlendir, dan badannya tidak memar kebiruan. Bagaimana trik menyimpan daging ayam? Ikuti enam trik berikut ini: