Mencari Supplier Ayam Tangerang yang Terbaik dan Terpercaya

Mencari Supplier Ayam Tangerang yang Terbaik dan Terpercaya

Dalam menjalin suatu bisnis, pasti membutuhkan supplier. Katakanlah Anda berbisnis katering, maka apa yang Anda butuhkan? Pasti beberapa bahan makanan, salah satunya ayam. Misalkan Anda tinggal di Tangerang, untuk menunjang bisnis, maka Anda membutuhkan supplier ayam Tangerang yang terbaik. Tetapi sebenarnya, apa itu supplier? Supplier adalah toko atau perusahaan yang memasok suatu produk bagi toko Anda. Supplier merupakan hal yang penting terutama bagi Anda yang belum memiliki produk.

Supplier juga bisa memasok berbagai bahan baku yang akan digabungkan atau di kombinasikan untuk dihasilkan menjadi produk baru. Berbagai barang kebutuhan pendukung suatu kantor atau perusahaan misalnya alat tulis juga bisa dipasok oleh supplier. Kembali ke pengandaian di awal tadi. Jika Anda membuka bisnis katering dan membutuhkan supplier ayam, apa yang harus dipertimbangkan? Bagaimana caranya mengetahui supplier ayam yang terbaik diantara yang lain?
Supplier ayam yang terbaik tentunya mempunyai berbagai ciri-ciri yang terbaik pula. Yang pertama adalah harga yang kompetitif. Tentunya sebagai supplier tidak sembarangan dalam menetapkan harga. Karena harga yang terlalu tinggi membuatnya semakin tidak diminati oleh orang-orang.

Selain itu, supplier ayam yang baik harus mampu menyuplai ayam sesuai standar kualitas yang diminta. Kualitas ayamnya harus segar dan bersih sehingga sehat serta aman. Karena ayam tersebut nantinya akan diolah lagi oleh perusahaan katering dan kemudian akan dikonsumsi, sehingga kualitas ayam harus benar-benar baik.

Anda bahkan bisa memilih supplier ayam yang telah bersertifikat, sehingga kualitas ayam pun terjamin hingga kehalalannya. Sertifikat tersebut juga mampu menjadi bukti bahwa ayam telah diolah secara higenis. Tidak hanya kualitas, kuantitas juga harus sesuai dengan apa yang telah disepakati. Kuantitas berarti ukuran dan berat ayam yang telah diminta. Berat satuan ayam yang disuplai sebaiknya sesuai dengan berat ayam ketika sudah bersih. Sebagai pebisnis katering, Anda tentunya tidak membutuhkan bulu dan jeroan, bukan?

Kemudian misalkan Anda tinggal di Tangerang di bagian manapun itu, Anda tentu membutuhkan supplier ayam Tangerang yang mampu mengirimkan atau mengantarkan ayam ke tempat Anda dengan cepat dan aman, bukan? Pilihlah supplier dengan customer service yang bisa tanggap dan cepat saat melayani pesanan ataupun menanggapi komplain.

Selain itu, pilihlah supplier ayam yang memberikan kesempatan agar anda bisa melakukan retur atau pengembalian. Sehingga apabila kondisi ayam yang dipasok tidak sesuai dengan apa yang diminta oleh Anda, Anda bisa tenang dan tidak khawatir mengalami kerugian karena Anda bisa mengembalikan ayam tersebut.

Apabila Anda tidak bisa memilih supplier ayam yang baik dan secara sembarangan, bisa berdampak buruk pada bisnis Anda. Jika kualitas ayam Anda kurang, tidak hanya Anda yang kecewa, namun konsumen juga bisa kecewa. Apabila konsumen kecewa, bisa saja nama baik bisnis atau perusahaan Anda akan tercoreng dan Anda dapat kehilangan konsumen bahkan calon konsumen. Apabila kualitas ayan dari supplier tidak baik, Andalah yang akan menanggung kerugiannya.

Begitu juga jika pengiriman yang terlambat dan juga jumlah atau kuantitas yang tidak sesuai, Anda yang akan menanggung kerugiannya, bukan supplier. Maka dari itu, cermat-cermatlah dalam memilih supplier ayam yang terbaik.
Jika Anda berada di Tangerang dan sedang memilih supplier ayam Tangerang terbaik, Anda bisa memilih Frozchick. Frozchick adalah supplier sekaligus distributor ayam potong dan ayam frozen terbaik. Frozchick memiliki sertifikasi halal dengan ayam yang diolah secara higenis dan menghasilkan produk berkualitas premium.

Inilah Segudang Manfaat Daging Ayam Untuk Kesehatan Manusia

Inilah Segudang Manfaat Daging Ayam Untuk Kesehatan Manusia

Daging ayam merupakan salah satu lauk yang biasanya menjadi primadona dalam makanan sehari-hari. Cara mengolah yang berbeda serta menjaga kandungan gizi manfaat daging ayam tersebut dan membuatnya tidak bosan untuk dikonsumsi tentu hal yang sangat penting. Misalnya saja di Sulawesi Selatan, daging ayam sering digunakan untuk menggantikan bebek dalam masakan nasu palekko’, atau itik masak, karena ayam memiliki lebih banyak daging daripada bebek.

Meskipun begitu, daging ayam seringkali dipandang sebelah mata oleh orang-orang yang meyakini bahwa memakan daging ayam dapat membuat banyak penyakit muncul. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya ada begitu banyak kandungan gizi daging ayam yang bisa ditemukan dalam sekali santap. Tidak perlu menunggu lama lagi, berikut adalah manfaat daging ayam yang bisa Anda dapatkan.

Daging Ayam Menjaga Ketajaman Mata Anda

Ketika Anda mengonsumsi seekor ayam, maka Anda turut memberikan manfaat kepada mata Anda. Sebab ayam mengandung alfa, beta karoten, lycopene, hingga retinol yang sebenarnya sangat berguna untuk membuat mata Anda tetap tajam dalam melihat.

Beberapa Kandungan Gizi Daging Ayam

Kandungan gizi daging ayam juga bisa Anda rasakan ketika sedang mengalami masalah kulit atau bibir kering hingga menyebabkan pecah-pecah yang parah. Tentunya keadaan ini tidak membuat Anda nyaman. Apalagi jika Anda malas untuk meminum air putih dan mengonsumsi sayur serta buah-buahan. Anda bisa mengatasinya dengan memakan daging ayam yang diolah menjadi sup.

Sebab di dalam daging ayam telah terkandung riboflavin yang dapat memperbaiki dan memperkuat jaringan tubuh manusia. Ketika jaringan tubuh Anda telah kuat, maka penyakit seperti kulit kering hingga penyakit yang lain akan terhindar.

Daging Ayam Sebenarnya Baik Untuk Jantung Anda

Jika Anda mengonsumsi daging ayam dengan benar, maka Anda akan mendapatkan manfaat yang luar biasa. Salah satunya adalah untuk kesehatan jantung. Daging ayam dipercaya dapat menekan hingga mengendalikan kadar homosistein dalam tubuh Anda. Selain itu daging ayam juga dapat melindungi jantung Anda dari berbagai penyakit yang terkait dengan jantung.

Daging Ayam Menguatkan Tulang dan Mencegah Keropos

Kekuatan tulang yang dimiliki oleh manusia akan berkurang seiring dengan menuanya usia mereka. Banyak orang yang mengatasinya dengan meminum vitamin hingga susu tertentu. Tetapi tahukah Anda jika sebenarnya daging ayam juga dapat mengatasi keropos pada tulang hingga penyakit persendian lain jika dikonsumsi dengan baik dan benar.

Daging Ayam Sebagai Obat Anti Depresi Alami

Banyak orang di luar sana yang langsung mengonsumsi obat kimia ketika mengalami gejala depresi. Padahal daging ayam yang sering dikonsumsi sebenarnya memiliki zat yang sama untuk mengobati atau mencegah depresi ini terjadi. Zat tersebut adalah typtophan yang dikandung oleh asam amino. Typtophan memiliki manfaat untuk memperbaiki suasana hati, ketika suasana hati membaik maka depresi juga akan menjauh dari Anda.

Daging Ayam Memperkuat Otot

Mungkin manfaat daging ayam yang satu ini sudah menjadi rahasia umum di masyarakat. Ayam memang salah satu unggas yang mengandung protein yang tinggi. Protein tersebut dapat membangun massa otot agar menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

Selain itu, daging ayam juga mengandung lemak sehat yang bisa menunda rasa lapar dan mengontrol nafsu makan Anda. Ketika memakan ayam, Anda akan merasa kenyang lebih lama dari biasanya. Maka tidak heran jika ayam yang dipadukan dengan sayuran menjadi menu andalan dari makanan diet.

Daging Ayam Pencegah Anemia

Kandungan gizi daging ayam selanjutnya adalah zat besi. Mencukupi kebutuhan zat besi dalam tubuh akan membuat Anda terhindar dari penyakit anemia. Anemia atau kurang darah memang bisa saja diobati dengan meminum obat kimia, namun alangkah lebih baiknya jika Anda menjadikan daging ayam sebagai solusi yang tepat.
Tidak hanya rasanya yang lezat, daging ayam juga dapat mengatasi anemia pada perempuan yang sedang haid dengan membentuk kembali sel darah merahnya. Jadi kapan lagi bisa makan enak sekaligus sehat?

Daging Ayam Menjaga Kesehatan Gigi

Tahukah Anda bahwa ketika Anda menyantap daging ayam, maka secara tidak langsung Anda telah menjaga kesehatan gigi Anda? Ya, benar. Sebab di dalam ayam terdapat zat fosfor yang sangat baik dalam menjaga kekuatan gigi Anda dan memperkuatnya hingga Anda lanjut usia.

Daging Ayam Ternyata Dapat Mencegah Kanker

Kanker merupakan penyakit yang sampai hari ini belum ditemukan obat yang tepat untuk menyembuhkannya. Terkadang seseorang didiagnosis oleh dokter bahkan ketika dia sudah mencapai stadium akhir. Karena gejalanya yang tidak nampak, maka kanker dapat menyerang manusia kapan saja.

Salah satu yang bisa yang dilakukan agar tidak terkena penyakit kanker adalah dengan menjaga makanan yang dikonsumsi. Jika Anda orang yang sangat menyukai memakan ayam, maka selamat Anda telah mencegah kanker masuk ke dalam tubuh Anda.

Daging ayam yang Anda makan ternyata memiliki kandungan niacin, bagian dari vitamin B yang berfungsi untuk membasmi sel-sel kanker. Selain itu niacin ini juga dapat memperbaiki kerusakan DNA yang menjadi penyebab tumbuhnya kanker di dalam tubuh manusia.

Daging Ayam Berfungsi Menjaga Keseimbangan Kolestrol dalam Tubuh

Kolestrol adalah penyakit yang banyak menyerang orang-orang yang telah lanjut usia. Biasanya mereka akan menjaga pola makannya dengan baik, memilih dan memilah makanan jenis apa yang bisa mereka konsumsi. Mereka juga cenderung menghindari daging ayam karena menganggap bahwa daging ayam memiliki kolestrol jahat bagi tubuh.
Meskipun hal ini tidak sepenuhnya salah, namun sebenarnya kandungan niacin yang dimiliki oleh daging ayam juga bisa menurunkan kadar kolestrolnya hingga dapat dikonsumsi oleh semua orang, termasuk bagi yang menderita kolestrol. Tetapi dengan catatan bahwa proses pengolahan ayam harus dilakukan dengan cara dimasak, bukan digoreng tentu saja.

Daging Ayam Berguna Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Bagi sebagian orang, menjaga sistem imun tubuh adalah cara yang susah. Maka mengonsumsi vitamin dalam bentuk tablet akan membuat tubuh mereka tetap sehat meski memiliki segudang aktivitas. Vitamin yang banyak dijual di pasaran sebenarnya memiliki kandungan yang sama seperti di dalam tubuh ayam.
Bahkan ayam juga mengandung mineral yang cukup untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh Anda. Alhasil Anda akan terhindar dari ragam penyakit yang bisa datang kapan saja.

Daging Ayam Penting untuk Anak dan Para Pria

Seperti dijelaskan sebelumnya, daging ayam memiliki kandungan fosfor dan kalsium yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak-anak. Tulang anak yang masih rawan ini dapat diperkuat hanya dengan memakan daging ayam yang cukup. Selain itu, daging ayam juga sangat baik dikonsumsi oleh pria dewasa untuk meningkatkan hormon testosterone yang berguna untuk organ reproduksinya.

Itulah tadi berbagai kandungan gizi daging ayam yang bisa Anda dapatkan jika rutin mengonsumsinya. Meskipun memiliki ragam manfaat, Anda tentu saja harus tetap bijaksana dalam mengolah ayam ini. Hindarilah untuk menggoreng atau membakar ayam terlalu sering.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengukus atau memasaknya menjadi sup ayam yang nikmat. Selain tidak memiliki minyak, memasak atau mengukus ayam akan menghindarkan Anda dari berbagai penyakit juga. Ingat, bahwa yang diharapkan dalam mengonsumsi makanan adalah manfaatnya, terlebih manfaat daging ayam ini. Jangan sampai justru penyakitlah yang bisa Anda dapatkan setelahnya. Selamat mencoba dan mari belajar hidup sehat.

Tips Aneka Daging Ayam Berikut Sebelum Anda Memutuskan Membelinya

Tips Aneka Daging Ayam Berikut Sebelum Anda Memutuskan Membelinya

Bagi Anda yang memiliki hobi makan, tentu saja familier dengan olahan daging ayam yang seringkali disajikan dengan menggunakan sambel sebagai pelengkap. Namun jika Anda ingin mencoba untuk mengolahnya sendiri di rumah, maka Anda harus memerhatikan banyak hal ketika ingin memilih ayam yang tepat.

Sebelum memasak, Anda harus memastikan dulu apakah ayam yang ingin Anda gunakan harus ayam utuh atau yang sudah dipotong-potong kecil terlebih dahulu? Sebab beda resep maka beda pula jenis ayam yang dibutuhkan. Sebaiknya Anda menuliskan resep yang jelas agar dapat memandu Anda dalam menghasilkan makanan yang enak. Jika sudah jadi, maka berikut informasi aneka daging ayam yang bisa menjadi pilihan Anda.

Memilih Daging Ayam Segar dan Sehat

Jika Anda mencari ayam utuh, maka pertama kali yang bisa Anda perhatikan adalah cairan yang keluar dari ayam tersebut. Jangan pernah membeli ayam yang terlihat mengeluarkan cairan tertentu seperti darah dan sebagainya. Sebab biasanya sel ayam yang seperti itu telah mengalami kerusakan dan tentu saja sudah tidak segar lagi.
Selanjutnya Anda dapat menyentuh langsung. Daging ayam segar akan memiliki tekstur yang cukup elastis dan tidak terlalu kaku. Misalnya saat ditekan, daging ayam akan langsung kembali ke bentuk semula. Jika tidak, maka bisa jadi ayam itu mungkin berkualitas rendah dan tidak terlalu laku.

Apabila Anda belum terlalu yakin apakah ayam tersebut masih segar, Anda bisa mencoba untuk menghirup baunya. Daging ayam segar akan mengeluarkan bau yang khas dan tidak amis menyengat atau berbau bahan kimia. Bau ayam yang menyengat bisa jadi karena ayam tersebut kualitasnya sudah tidak bagus lagi.

Untuk Anda yang ingin membeli ayam di supermarket dan bukan di pasar, Anda harus jeli memerhatikan plastik yang menutupi ayam tersebut. Jatuhkan pilihan Anda pada ayam yang terbungkus dengan rapi dan tidak ada bagiannya yang sobek. Kemasan ayam yang sobek dapat membuat debu atau bakteri masuk dan menempel pada ayam tersebut.
Terakhir, Anda bisa menggunakan indra penglihatan Anda untuk melihat warna ayam yang akan Anda beli. Daging ayam segar dan sehat akan terlihat putih kemerah-merahan. Hindari ayam yang memiliki warna kelam atau lebam kebiru-biruan. Hindari juga ayam yang berwarna putih bersih tanpa kemerahan, sebab biasanya ayam tersebut telah diberi zat kimia tertentu.

Daging Ayam Potong

Memilih Daging Ayam Beku Berkualitas

Mungkin sebagian orang masih memiliki banyak ketakutan untuk membeli daging ayam beku sebagai olahan utama masakan mereka. Ada banyak pemicu, seperti ayam beku dinilai tidak terlalu sehat dibanding ayam segar yang lainnya. Namun sebenarnya ada beberapa tips yang bisa diterapkan dalam mengatasi hal ini.

Pertama, sebisa mungkin belilah daging ayam beku di akhir Anda berbelanja dan ketika sudah ingin pulang ke rumah. Ini dapat meminimalisir daging ayam agar tetap baik dan terjaga ketahanannya.
Kedua, daging ayam beku pilihan Anda haruslah yang berwarna kemerahan dan tidak pucat, lebam, atau bahkan berwarna hijau. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa ciri ayam yang segar secara keseluruhan adalah yang memiliki warna kemerahan, entah itu beku ataupun tidak.

Ketiga, setiap daging ayam beku akan diberi kemasan dengan plastik yang pas. Perhatikan dengan saksama tanggal kadaluarsa dari ayam tersebut. Karena dibungkus dengan rapi, ayam tidak tersentuh lalat atau kuman. Maka sebenarnya daging ayam beku juga memiliki resiko persebaran kuman yang rendah dibanding ayam yang dibiarkan terbuka begitu saja.

Keempat, jangan biarkan plastik kemasan daging ayam beku Anda rusak. Ketika plastik rusak, maka bisa jadi kuman akan masuk dan hinggap di ayam tersebut. Sebab salah satu keuntungan dari membeli ayam beku selain harganya murah adalah kebersihannya selalu terjaga dalam kemasan yang bersih.

Memilih Daging Ayam Broiler

Ayam broiler memang memiliki daging yang cukup lunak dibanding ayam kampung. Tidak heran ayam jenis inilah yang menjadi primadona di warung lalapan pinggir jalan. Namun tahukah Anda bahwa ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin memasak daging ayam broiler ini di rumah.
Pertama, sebelum membeli ayam broiler jangan lupa menimbang beratnya. Pilihlah ayam yang memiliki berat antara 900 gram hingga 1,2 kg. Sebab jika lebih dari itu, Anda tentu harus repot untuk membersihkan lemak yang begitu banyak pada ayam. Ini akan menyita waktu Anda dalam memasak.

Kedua, perhatikan bagian leher dan kepala dari daging ayam broiler Anda. Jangan ambil ayam yang masih menyisakan darah pada kedua bagian tersebut. Sebab itu menunjukkan bahwa penjualnya tidak membersihkan dengan benar. Lagi pula darah yang menempel justru bisa menjadi pertanda ayam tersebut sudah tidak segar lagi.
Ketiga, sebaiknya Anda membeli ayam hidup yang langsung dipotong di depan Anda. Anda juga bisa meminta untuk memotong-motong daging ayam broiler tadi menjadi beberapa bagian. Ini bisa membantu Anda untuk menjamin sendiri kesegaran yang ada dalam ayam tersebut.

Keempat, ayam segar akan terlihat dari penampakan fisik yang bagus. Daging ayam broiler dan yang lain jika sehat akan memiliki penampilan yang sama, yaitu berwarna putih kemerah-merahan. Hindari pembelian ayam yang memiliki bercak pada bagian tubuhnya. Jika bisa disentuh, pastikan kulit ayam pilihan Anda bersih dan tidak licin.

Daging Ayam Broiler

Memilih Daging Ayam Potong Higenis

Selain jenis-jenis ayam yang sudah dijelaskan di atas, ada satu lagi jenis ayam yang sering dikonsumsi oleh masyarakat, yaitu ayam potong. Seperti jenis ayam sebelumnya, dalam memilih daging ayam potong yang higenis juga diperlukan cara yang tepat.

Pertama, ketahuilah bahwa daging ayam potong yang segar hanya akan bertahan sekitar 4 hingga 6 jam setelah ayam tersebut dipotong. Anda bisa coba menanyakan langsung pada penjualnya, jika beruntung mereka mungkin akan menjawab dengan jujur.

Kedua, perhatikan daging ayam potong Anda. Biasanya ayam potong memiliki daging yang lebih kekuningan dan sedikit putih. Lapisan lemak yang terdapat dalam tubuh ayam juga akan memiliki warna yang serupa dan tentu saja akan merata.

Ketiga, hirup aroma ayamnya. Secara keseluruhan, semua ayam yang memiliki daging yang sehat tidak akan berbau menyengat. Aroma yang keluar justru aroma khas daging. Tidak ada bau anyir sama sekali.

Itulah tadi berbagai tips yang bisa Anda terapkan dalam membeli ayam di pasar atau di supermarket. Jangan pernah sungkan untuk melakukan tips di atas meskipun mungkin Anda akan dilihat oleh penjualnya secara langsung. Sebab mengonsumsi daging ayam yang sehat tentu akan memberi manfaat yang luar biasa. Tujuan Anda mengonsumsi ayam untuk mendapatkan manfaatnya, jangan sampai yang Anda dapatkan adalah penyakit setelahnya. Telitilah dalam membeli ayam yang tepat untuk Anda dan juga keluarga. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Cara Memotong Ayam Potong 8, 10, 12 Bagian dengan Mudah

Cara Memotong Ayam Potong 8, 10, 12 Bagian dengan Mudah

Ayam merupakan bahan makanan yang umum digunakan untuk berbagai macam menu – dari ayam goreng, ayam rica-rica, ayam penyet, ayam geprek, ayam sayur, dll. Anda ingin menjual makanan berbahan dasar ayam? Atau Anda ingin menggunakannya untuk kebutuhan rumah tangga? Simak cara memotong ayam potong 8, 10, 12 bagian dengan mudah berikut ini!

Kenapa ayam perlu potong 8 ?

Pada dasarnya, kita ingin membuat makanan/masakan yang dibuat dari bahan-bahan terbaik. Karenanya, kita tidak menggunakan semua bagian ayam sebagai bagian dari resep. Mungkin Anda berpikir tetap bisa membuat ayam goreng, ayam bakar, ayam kecap, dll. menggunakan semua bagian ayam.

Namun, jika kita berbicara menu bernama Chicken Wing, Chicken Escalope, Chicken Breast, Chicken Leg, Drumstick? Apakah menu-menu itu menggunakan semua bagian tubuh ayam? Nyatanya tidak.

Contohnya lagi, Anda ingin membuat menu Chicken Wing, manakah bagian yang dibutuhkan? Sesuai namanya, Anda membutuhkan bagian sayap untuk membuat menu masakan ini.

Jadi, itulah pentingnya, Anda membuat potongan-potongan ayam potong 8, 10, 12. Lagipula, hal ini akan berguna jika Anda membuat makanan untuk dijual. Tentu untung yang diraup makin tambah asik!

Cara memotong ayam menjadi 8 bagian

Pada intinya, pemotongan ayam menjadi 8 bagian adalah memotong bagian bawah (bagian paha atas-paha bawah) menjadi 4 bagian dan bagian atas (bagian dada-punggung) menjadi 4 bagian. Sehingga total jumlah potongan menjadi 8 bagian. Inilah langkah-langkah penjelasannya!

Taruh ayam diatas talenan, dengan dada menghadap ke atas dan punggung menempel ke talenan.

Belah ayam menjadi dua bagian – bagian atas dan bagian bawah. Bagian atas ayam terdiri dari kepala (jika belum dipotong), sayap, dada, dan punggung. Bagian bawah ayam terdiri dari paha atas, paha bawah, dan ceker (jika belum dipotong).

Cara membelah ayam menjadi dua ini bisa Anda lakukan dengan mencari sendi paha bagian dalam. Setelah itu, Anda bisa melanjutkan menyayat hingga bertemu tulang punggung. Potong tulang punggung itu dengan pisau tebal dan besar.

Setelah ayam terpotong menjadi dua bagian, maka langkah selanjutnya adalah memotong bagian bawah ayam sama besar. Anda sebaiknya menggunakan pisau tebal, tajam, dan besar, karena akan bersentuhan langsung dengan tulang. Jika sudah membagi menjadi dua, Anda potong lagi kedua belahan bagian bawah ini untuk menjadikannya paha atas, paha bawah, dan ceker (jika ada).

Sekarang, Anda pindah ke bagian atas ayam – sayap, dada, dan punggung. Kembali gunakan pisau tebal, tajam, dan besar untuk membelah bagian atas ayam menjadi dua bagian. Setelah terbelah, Anda bisa memotong belahan bagian atas ayam ini menjadi dua bagian untuk menghasilkan empat bagian.

Cara memotong ayam menjadi 10 bagian

Pada intinya, pemotongan ayam menjadi 10 bagian adalah memotong bagian bawah (bagian paha atas-paha bawah) menjadi 4 bagian dan bagian atas (bagian dada-punggung) menjadi 6 bagian. Sehingga total jumlah potongan menjadi 10 bagian. Berikut penjelasannya!

Taruh ayam utuh di atas talenan, dengan dada mengarah ke atas dan punggung menghadap ke talenan.

Anda bisa membelah ayam menjadi dua bagian – bagian dada-punggung dan bagian paha atas-paha bawah. Cara membelahnya: sayat bagian pangkal paha terus hingga ke arah punggung. Tulang punggungnya nanti bisa dipatahkan dan dipotong dengan pisau.

Anda bagi bagian bagian paha atas-paha bawah menjadi empat. Caranya: belah terlebih dulu bagian tersebut menjadi dua bagian yang sama besar. Setelah itu, Anda cari bagian pangkal paha bawahnya dan potong tepat di bagian itu. Hal yang sama juga bisa Anda lakukan pada bagian paha yang lain.

Tugas Anda selanjutnya adalah membelah bagian dada-punggung. Caranya: taruh bagian dada-punggung diatas talenan, dengan dada menghadap ke atas. Belah bagian dada, diikuti belah bagian punggung. Bagian dada-punggung pun sekarang menjadi dua bagian.

Hal terakhir yang perlu Anda lakukan adalah membagi belahan bagian dada-punggung menjadi tiga bagian. Caranya, Anda bisa mulai memotongnya di bagian dada ujung, tengah, dan sayap. Belahan bagian dada-punggung lainnya juga dilakukan pemotongan yang sama.

Cara memotong ayam menjadi 12 bagian

Pada intinya, pemotongan ayam menjadi 12 bagian adalah memotong bagian bawah (bagian paha atas-paha bawah) menjadi 4 bagian dan bagian atas (bagian dada-punggung) menjadi 8 bagian. Sehingga total jumlah potongan menjadi 14 bagian. Berikut penjelasannya!

Anda bisa meletakkan ayam utuh di atas talenan – dada menghadap ke atas dan punggung mengarah ke bawah.

Belah ayam utuh menjadi dua bagian besar (bagian punggung-dada dan bagian paha bawah-paha atas). Cara membelahnya, Anda bisa melakukan sayatan di pangkal paha, kemudian melanjutkannya sampai ke arah punggung. Jika sudah sampai di bagian tulang punggung, Anda bisa memotongnya dengan pisau.

Pisahkan dua bagian besar ini, Anda ambil bagian paha bawah-paha atas dan potong menjadi dua bagian yang sama besar. Setelah itu, Anda potong lagi kedua belahan ini masing-masing untuk memisahkan paha bawah dan paha atas. Anda selesai dengan bagian bawah.

Selanjutnya, Anda bisa membelah bagian atas sama besar, lalu memotong bagian sayap masing-masing belahan. Anda sudah punya dua bagian sayap.

Setelah itu, Anda bisa memotong belahan bagian dada-punggung menjadi 3 bagian, sehingga Anda akan memiliki 6 bagian.

Kesimpulan

Tidak ingin repot-repot memotong ayam potong 8, 10, 12 bagian? Anda sebaiknya membeli ayam potong yang sudah dipotong saja. Sehingga, Anda bisa menghemat waktu dan langsung ke proses berikutnya, yaitu mengolah ayam menjadi makanan berkualitas untuk keluarga atau pelanggan saja. Demikian cara memotong ayam menjadi beberapa bagian ini. Semoga membantu!

Strategi Bisnis Jual Ayam Potong Cepat Laku Pasti Untung

Strategi Bisnis Jual Ayam Potong Cepat Laku Pasti Untung

Bisnis jual ayam potong memang menjadi bisnis yang paling umum dilakoni orang-orang. Ada yang menerapkan konsep berjualan keliling menggunakan sepeda/motor, ada yang menerapkan konsep berjualan di rumah, dan sering juga ada yang menerapkan konsep berjualan di pasar.

Apapun konsep bisnis ayam potong nya, tentu harus menerapkan strategi bisnis yang tepat demi mendulang rupiah yang banyak. Seperti apa strategi bisnis yang tepat dalam menjual ayam potong, silahkan simak tips berikut ini!

Tetapkan posisi yang mau Anda ambil

Ingin berbisnis ayam potong? Anda sebaiknya menetapkan posisi yang mau diambil. Apakah ingin menjadi produsen ayam potong atau pedagang ayam potong eceran?

Jika memutuskan menjadi produsen ayam potong, tidak peduli apapun Anda harus memiliki modal yang besar. Modal disini mutlak sifatnya berupa uang, tanah, dan skill.

Hal ini karena Anda akan memproduksi ratusan hingga ribuan ayam dalam tempat yang sudah dilokasikan sebagai kandang. Ketika ayam-ayam ini berhasil Anda panen, maka Anda akan mendapatkan untung yang jauh lebih besar ketimbang memposisikan diri sebagai pedagang eceran.

Sementara jika memutuskan untuk menjadi pedagang ayam potong eceran, Anda bisa lebih bersahabat dengan modal. Karena jika Anda tidak memiliki modal untuk jualan di kios pasar tradisional, Anda bisa menggantinya dengan berjualan keliling atau membuka kios di rumah.

Tidak masalah bukan? Dengan demikian, Anda tinggal modal membeli ayamnya sendiri. Namun, untung yang didapat mungkin tidak besar, dan hanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Cermat dalam menentukan harga jual

Beberapa lokasi berjualan mungkin tidak sensitif harga, sedangkan beberapa lokasi lainnya sangat sensitif. Anda harus cermat dalam menghitung harga.

Menghitung harga ditentukan dari cara menghitung karkas ayam. Ayam karkas adalah daging ayam yang sudah dipotong dan siap dijual.

Bagaimana cara menghitung karkas ayam? Anda harus tahu terlebih dulu bagaimana cara karkas ayam didapatkan?

Karkas ayam didapatkan setelah ayam diproses melalui penyembelihan yang bersih dan higienis. Ayam disembelih dan seluruh darah dalam tubuhnya dikeluarkan. Setelah itu, ayam diseduh dengan air panas untuk memudahkan pencabutan bulu – bagian jeroan (ati, ampela, usus) dikeluarkan, kepala dan ceker biasanya juga dipotong.

Bagian jeroan, kepala, ceker, dan karkas ayam ditimbang masing-masing, kemudian dibandingkan bobotnya dengan bobot sewaktu ayam masih hidup. Setelah itu, Anda siap menjualnya dengan memberi harga terlebih dulu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan harga jual ayam potong ini adalah jenis kelamin, umur, bulu, kulit dan lemak. Sebab, jika Anda salah memperhatikan, maka Anda mungkin akan tertipu dengan penampilan luar ayam yang tampak berat dan besar, tapi begitu dipotong menjadi ringan.

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan faktor harga pasar. Jika Anda tidak patuh dengan harga itu, bisa jadi Anda akan mengalami rugi atau untung berlebihan.

Merawat ayam dengan baik

Anda harus merawat ayam dengan baik jika memilih berbisnis sebagai produsen ayam potong. Hal ini dikarenakan ayam merupakan makhluk hidup, yang perlu dipelihara dengan baik untuk memberi hasil yang lebih baik. Bila Anda tidak memelihara ayam-ayam, maka mereka juga akan membalasnya dengan memberi hasil yang buruk pada Anda – tubuh yang kurus, cebol, dll.

Ada banyak cara merawat ayam dengan baik – mulai dari kandang, kesehatan, hingga pakan. Namun, jangan disangka merawat ayam potong itu mudah. Faktanya, ayam potong (broiler) memiliki kondisi fisik yang berbeda dengan ayam kampung.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam merawat ayam potong adalah dengan memperhatikan faktor cuaca, khususnya musim dingin dimana ayam rentan terhadap berbagai macam penyakit. Anda perlu memberi vaksin untuk kekebalan tubuh ayam.

Mencari saluran penjualan ayam potong

Mau Anda produsen atau pedagang, tapi kalau Anda tidak mengetahui cara menjualnya ya sama saja bohong. Karena inti dari semuanya adalah menjual habis seluruh ayam milik Anda kepada konsumen.

Jadi, Anda diwajibkan untuk mencari saluran penjualan ayam potong. Nah, bagaimana cara menjual ayam potong ke konsumen?

Ada beberapa cara menjual yang bisa Anda tempuh, yaitu menjual dalam bentuk karkas ayam dan sudah diolah (ayam bakar, ayam goreng, nugget, dll.).

Bagi produsen, Anda bisa menjual ke suplier ayam potong, pedagang eceran, sampai konsumen terakhir. Bahkan, Anda bisa mengolah sendiri ayam karkas menjadi sebuah produk jadi (nugget, sosis, dll.), baru menjualnya.

Sedangkan, bila Anda pedagang eceran maka Anda harus menjualnya ke konsumen terakhir. Anda juga bisa menjual ayam yang dibeli dari suplier ayam potong dalam bentuk jadi – ayam bakar, ayam goreng, ayam rica-rica, nugget, sosis, dll.

Anda juga bisa menjual ayam potong ke internet yang akan memperluas cakupan bisnis Anda. Tidak hanya orang dari sekitaran Anda saja yang membeli, tapi orang luar kota, provinsi, dan luar negeri.

Namun, untuk mencapai semua itu, Anda tetap harus berproses dan mempersiapkan infrastruktur bisnis ayam dengan baik. Biar bagaimanapun kesiapan Anda untuk sukses akan membuat Anda sukses lebih cepat.

Kesimpulan

Strategi jual ayam potong memerlukan peran aktif Anda selaku produsen ayam atau pedagang ayam eceran. Anda diharuskan mengetahui cara merawat atau mengolah ayam (tergantung Anda bertindak apa sebagai pemilik bisnis ayam potong) dan memasarkannya ke para konsumen.

Selain itu, Anda juga dituntut untuk menghitung harga jual ayam potong yang sesuai dengan harga pasaran. Anda tidak rugi, tapi juga tidak terlalu mengeruk keuntungan banyak-banyak. Hal ini demi kelangsungan bisnis ayam potong Anda.