Manfaat dan Kandungan Protein Dada Ayam

Manfaat dan Kandungan Protein Dada Ayam

Dada ayam merupakan bagian pada ayam yang mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dibandingkan bagian lainnya. Pada bagian dada biasanya banyak terkandung dagingnya. Pada bagian dada yang telah dibersihkan biasanya berwarna sedikit pink atau kekuningan. Umumnya dada pada daging ayam yang matang bisa disantap secara langsung tanpa dilengkapi bumbu dapur, khususnya bagi yang menjalankan program diet. Untuk rasanya sendiri lebih tawar dan tak terlalu gurih sebab hanya mengandung sedikit lemak saja.

Dada ayam bisa diolah ke dalam beraneka macam masakan, seperti dijadikan steak atau tumisan. Untuk steak sendiri diusahakan memasaknya sampai matang sebab hal ini bertujuan untuk mematikan kuman dan bakteri yang terdapat pada ayam. Mencicipi steak dengan menambahkan wortel atau jagung bisa menjadi pilihan.

Fungsi

Bagian dada pada daging ayam memang hanya memiliki sedikit kandungan lemak saja jika dibandingkan potongan ayam lainnya. Dengan mengkonsumsi daging ayam secara rutin setiap hari, tentu saja tak menjadi masalah sebab lemak yang terdapat di dalamnya sudah hilang saat melewati proses perebusan. Bagian potongan ayam ini sangat cocok dijadikan sebagai makanan untuk diet, hal ini dikarenakan kandungan protein dada ayam cukup tinggi sekitar 30 gram tiap 100 gramnya. Di samping itu, bagi Anda yang ingin membentuk massa otot tubuh, disarankan mengkonsumsi bagian dada karena pada daging ayam memiliki kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6, masing-masing sebanyak 60 mg dan 500 mg. Dengan kandungannya tersebut, tentu saja bisa mempercepat pembentukan otot tubuh.

Dikarenakan lemak pada potongan daging ayam ini memiliki kandungan lebih sedikit dibanding potongan ayam yang lainnya, tak heran jika rasanya cenderung tawar atau hambar. Akan tetapi, Anda bisa menyiasatinya supaya rasa dagingnya gurih. Adapun caranya cukup dengan merebus dada daging ayam bersama bawang Bombay dan bawang putih. Dengan cara ini, bisa membuat daging ayam lebih gurih dan juga wangi.

Bagaimana Cara Mengolah Dada Ayam?

Untuk mengolahnya menjadi makanan yang sehat, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan berikut ini :

Pilih daging yang masih segar.

Dada pada daging ayam harus bertekstur elastis seba jika bertekstur lunak ketika dipegang, itu artinya daging ayam tersebut sudah tidak berkualitas.

Perhatikan warna pada daging, Anda harus memilih dada yang warnanya putih kekuningan serta tak mengandung banyak lemak.

Untuk penyimpanannya sendiri, cuci dada daging ayam sampai bersih terlebih dulu, kemudian letakkan dalam wadah yang kedap udara lalu simpan di lemari es supaya bisa tahan lama.

Adapun untuk menghilangkan bagian lemak yang tersisa, bisa dengan cara merebusnya bersama bawang Bombay dan bawah putih pada air rebusan supaya dada ayam tersebut rasanya lebih gurih.

Akan tetapi, jika daging ayam yang akan dimasak masih beku, sebaiknya biarkan ia mencari terlebih dulu sebelum direbus. Caranya dengan menyimpan daging ayam dalam microwave, bisa juga dengan merendam daging ayam ke dalam baskom yang berisi air.

Jika rasanya ingin lebih kuat, sebaiknya tambahkan daun seledri pada air rebusannya.

Manfaat Mengkonsumsi Dada Ayam

Bagian daging ayam ini memang sudah sangat populer dan paling banyak disukai. Karena dada daging ayam tanpa tulang dan tanpa kulit mengandung protein yang sangat tinggi, karenanya sangat cocok menjaga agar berat badan tidak berlebihan. Tahukah Anda bahwa kalori dada ayam hanya mengandung 3 gram saja dengan 142 kalori untuk setengah dagingnya. Tak hanya itu juga terdapat banyak kandungan vitamin esensial, seperti vitamin B12, B6 dan vitamin E.

Beberapa zat mineral terkandung dalam potongan daging ayam ini dengan jumlah yang sedikit, seperti kalsium, potassium, seng, dan zat besi. Dagingnya dapat diolah dengan cara dipanggang atau memasak. Dengan kandungannya tersebut, berikut sejumlah manfaat mengkonsumsi potongan daging ayam, berikut ini :

Tinggi Protein

Daging ayam ini mengandung protein tinggi, dengan jumlah 18 gram untuk tiap 100 gram bagian dadanya. Protein dibutuhkan untuk membentuk kekuatan otot. Sedangkan, dalam satu hari saja Anda disarankan menerima asupan protein sebesar 1 gram, karena itu dengan mengkonsumsinya Anda bisa memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh.

Anti Depresan

Bagian daging ayam ini juga mengandung asam amino sebagai triptofan, untuk membuat tubuh lebih rileks. Apabila Anda sedang merasa tegang, sedih, atau tertekan, bisa mengkonsumsi daging ayam. Dengan cara ini, kadar serotonin pada otak Anda meningkat. Sehingga bisa membantu mengatasi stress dan memperbaiki mood.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Biasanya daging ayam mengandung vitamin, mineral dan vitamin B. Berfungsi mencegah berbagai masalah seperti kelainan kulit dan katarak, dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengatur sistem pencernaan dan mencegah gangguan organ jantung.

Menurunkan Tekanan Darah

Dengan mengkonsumsi daging ayam, bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah. Seseorang yang mengalami hipertensi dapat mengkonsumsi daging dada ayam, sebab mencegah tekanan darah meningkat. Anda bisa mengonsumsinya dengan cara direbus atau dipanggang untuk mendapatkan manfaatnya.

Menurunkan Berat Badan

Mengkonsumsi daging ayam wajib sekali bagi yang sedang melakukan diet. Dikarenakan daging dada ayam ini memiliki kandungan protein tinggi dan lemak yang sedikit. Untuk menurunkan berat badan, selain mengatur pola makan juga bisa memillih daging ayam dilengkapi sayuran hijau.

Meningkatkan sistem metabolisme

Dada ayam mengandung sejumlah vitamin B untuk mendorong enzim seluler metabolic. Ini artinya seseorang yang mengonsumsi daging ayam bisa menjaga kesehatan pembuluh darah. Selain itu juga bisa meningkatkan energi sekaligus meningkatkan sistem metabolisme tubuh, karenanya tubuh bisa membakar kalori lebih banyak.