Frozchick Berbagi

Frozchick Berbagi

FROZCHICK berbagi 2019

10 Mei - 17 Mei -24 Mei - 31 Mei

FROZCHICK BERBAGI yang diadakan pada bulan Ramadhan 2019 bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan pendekatan FROZCHICK kepada masyarakat sekitar. Diharapkan Program-program Kemasyarakatan FROZCHICK dapat memberikan manfaat kepada masyarakat terutama masyarakat disekitar FROZCHICK. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan FROZCHICK diutamakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan akan konsumsi Ayam. Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Kami

Bingung mau beli Ayam ONLINE… Coba deh pesen ayam FROZCHICK Pastikan kamu mendapatkan Ayam Berkualitas!

Pilih daging Ayam FROZCHCICK dengan jaminan kualitas produk Grade A dan memiliki sertifikat Halal. FROZCHICK juga menjual produk ayam olahan, kamu bisa dapatkan informasinya disini.

Makanan Sehat di Bulan Ramadhan

Makanan Sehat di Bulan Ramadhan

Bulan Suci sudah dekat. Sebaiknya kita tetap menjaga stamina tubuh dalam menyambut bulan puasa agar tetap bugar dan sehat dalam menjalankan ibadah puasa mendatang. Perintah puasa sendiri sudah jelas tertera dalam firman Allah Surat Al-Baqarah: 183 yang berbunyi ‘’Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,’’.

Perintah tersebut disejajarkan Allah SWT dengan QS Al-Baqarah ayat 172 agar umat Muslim tetap mengkonsumsi makanan yang sehat dan halal ketika berbuka sebagai pemenuhan nutrisi setelah berpuasa sehari penuh. “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. 2: 172).

kedua ayat tersebut, Allah menunjukkan kepada umat Muslim di seluruh lapisan dunia agar menjalankan ibadah puasa dan tetap mengonsumsi makanan yang sehat dan halal. Menu yang sehat dan halal idealnya disiapkan sepenuhnya untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan. Selain itu, mengonsumsi makanan yang bergizi, halal dan baik juga akan menambah kekuatan dan daya saat berpuasa.

Puasa juga merupakan sarana pembersihan anggota tubuh juga pembersihan jiwa. Pembersihan anggota tubuh dari pengaruh buruk makanan yang kita konsumsi, serta pembersihan hati dan jiwa dari dosa-dosa yang selama ini mengotori dan menodai hati kita. Oleh karenanya, berbuka puasa dengan makanan yang menyehatkan serta tidak berlebihan tentu akan mempengaruhi alat pencernaan kita.

Puasa mempunyai pengaruh yang kuat terhadap alat pencernaan. Karena saat puasa alat pencernaan kita beristirahat cukup lama dan lebih lama dari biasanya. Kebiasaan waktu pola makan juga turut berubah, selain stamina tubuh secara emosional dan spiritual diasah.

Puasa adalah waktu untuk detoks atau pembersihan seluruh anggota tubuh dari pengaruh racun. Oleh sebab itu, mengkonsumsi makanan yang halal dan baik tentu berpengaruh terhadap tubuh.
Konsumsilah makanan halalan thoyyiban dalam arti baik segi kualitasnya. Selain kualitas makanan yang baik, selektif dalam memilih menu makanan juga diperlukan. Kejelian dalam memilih nutrisi pangan menjadi tolak ukur pembersihan tubuh secara maksimal.

Disarankan untuk memilih bahan makanan lokal yang segar untuk dikonsumsi. Jika perlu, konsumsilah bahan makanan organik, karena produk konvensional, produk yang mengandung pestisida dan pupuk sintesis akan berdampak pada proses pembersihan tubuh dari pengaruh racun. Selain kandungan nutrisinya lebih baik dari produk konvensional, makanan organik juga membuat tubuh lebih baik.

Selain itu, biasanya sebagian umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan juga melengkapi waktu sahurnya dengan meminum susu agar lebih kuat dan lebih berenergi. Namun sebaiknya masyarakat yang berpuasa bisa selektif dalam memilih susu yang dikonsumsi. Sebaiknya pili produk susu segar. Mengkonsumsi susu pun harus sesuai kebutuhan. Jika kurang suka dengan susu, yoghurt pun bisa menjadi penggantinya.

Berikut beberapa tips sehat menyambut Ramadhan. Pertama, pilihlah buah dan sayuran organik, lokal, segar dan variatif. Kedua, sebaiknya gunakan gula aren dan kurangi gula pasir. Ketiga, konsumsilah madu atau buah kurma seperti sunnah Nabi Muhammad SAW saat berbuka puasa. Keempat, saat berbuka, makanlah secara bertahap sehingga memberi kesempatan pada organ pencernaan untuk beradaptasi.

Kelima, hindarilah makanan yang diproses dengan berbagai pengawet, pewarna, pemanis buatan. Keenam, kurangi makanan yang dikalengkan. Ketujuh, masaklah makanan dengan cara menumis, mengukus, atau dimakan mentah (lalapan, salad). Ketujuh, mengolah sendiri makanan yang dikonsumsi sehingga mengetahui bahan bakunya. Kedelapan, seimbangkan protein hewani dengan sayuran yang beraneka warna.